Jadi Motor Penggerak Pendidikan, Komunitas Guru Penggerak Gresik Dikukuhkan

GresikSatu | Jadi tokoh penggerak pendidikan di Kabupaten Gresik, ratusan guru penggerak dan pengajar praktik dikukuhkan sebagai anggota Komunitas Guru Penggerak (KGP) Kabupaten Gresik di Aula SMA Negeri 1 Manyar, Kamis (18/1/2024).

Mereka terdiri dari 248 guru penggerak angkatan 6, 7, dan 8 dan 25 pengajar praktik yang berasal dari berbagai jenjang. Mulai Kepala sekolah, guru KBTK, SLB, SD, SMP, hingga SMA dan SMK.

Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Timur, Drs Abu Khoer menyampaikan bahwa guru penggerak merupakan guru yang telah melalui pendidikan selama enam bulan. Para guru tersebut bertanggung jawab memberikan perubahan sekolah ke arah yang lebih baik.

“Dengan berakhirnya masa pendidikan guru penggerak berarti dimulainya perjuangan yang sesungguhnya. Mereka harus siap menjadi penggerak perubahan di sekolahnya masing-masing,” terangnya.

Baca juga:  Tutup Pembelajaran, SMP Islamic Con Gelar Pameran Produk Eco Enzyme 

Dikukuhkannya Komunitas Guru Penggerak (KGP) Kabupaten Gresik menjadi awal kemajuan pendidikan di Kabupaten Gresik. Dibawah naungan Kepala BBGP Jawa Timur, KGP Gresik dinahkodai oleh Muhammad Syaiful Hadi.

“Saya percaya Syaiful Hadi bisa mengajak seluruh guru penggerak untuk bersama memajukan pendidikan di Gresik,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KGP Kabupaten Gresik Muhammad Syaiful Hadi berharap kepada anggota agar menjadi motor kunci di lembaga pendidikannya masing-masing.

Guru penggerak tidak hanya menjadi guru penggerak saja namun ada yang berlanjut kepengajar praktik, fasilitator, ataupun instruktur.

“Tolong manfaatkan kesempatan yang ada karena tidak akan ada lagi kesempatan berikutnya,” ucapnya.

Usai dikukuhkan, KGP Gresik segera mencanangkan berbagai program kerja. KGP juga sudah membentuk koordinator jenjang, koordinator zona, hingga empat bidang guna mempermudah kinerja dan koordinasi. Pengukuhan ini juga sebagai tanda bahwa KGP Kabupaten Gresik telah memiliki legalitas.

Baca juga:  Truk Muatan Kedelai Disambar Kereta Indro-Sidoarjo 

“Dengan adanya pengukuhan dan simposium ini, harapannya KGP Gresik dapat menjadi penggerak perubahan di dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Reporter:
Chofifah Qurotun Nida
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler