Jelang Mudik Nataru, KSOP Gresik Prediksi Penumpang Naik 5 Persen

GresikSatu | Kantor Syabandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik, gelar apel pembukaan posko terpadu angkutan laut natal 2023, dan tahun baru (Nataru) 2024.

Apel yang diikuti oleh petugas gabungan ini, sebagai langkah kesiapan arus mudik penumpang pelabuhan jelang Nataru 2023/2024.

KSOP Gresik memprediksi ada kenaikan jumlah penumpang naik turun di Pelabuhan Gresik.

Kepala KSOP Kelas II Gresik Hotman Siagian, mengatakan pada mudik Nataru 2024 ini, diprediksi kenaikan 5 persen dibanding tahun lalu. 

“Tahun kemarin, penumpang naik turun sekitar 2.491 orang. Tahun sekarang prediksi 2.615 orang,” ucapnya, usai apel di Halaman Kantor KSOP Gresik, Senin (18/12/2023). 

Untuk itu, dalam apel kesiapan dan pembukaan posko Nataru ini. Seluruh petugas gabungan TNI-Polri, BMKG, dan petugas KSOP sudah siap menjaga kondusifitas arus mudik Nataru 2024.

Baca juga:  Cerita Lima Nelayan Selamat dari Insiden Perahu Tenggelam di Perairan Gresik

Selain itu, pihaknya juga selalu memberikan himbauan kepada para calon penumpang. Tentang kondisi cuaca sebelum pemberangkatan kapal. 

“Kami berkoordinasi dengan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dengan memberikan informasi dan himbauan. Nantinya disampaikan oleh pihak operator. Agar para penumpang saat mudik melakukan perjalanan mudik Nataru 2024 ini, dengan nyaman dan aman,” tuturnya. 

Di tempat yang sama, General Manager (GM) Pelindo III Gresik, Sutopo menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tahapan persiapan untuk fasilitas arus mudik penumpang laut Nataru 2024. 

“Posko sudah siap. Terminal penumpang, toilet bersih, air tersedia. Termasuk ruang tunggu sudah terpenuhi fasilitasnya,” ujarnya. 

Pihaknya juga melakukan kerjasama dengan para tenaga kesehatan yang berada di Puskesmas Nelayan, dan Puskesmas Industri. Serta pengamanan dari Polsek Kawasan Pelabuhan. 

Baca juga:  Pelabuhan Gresik, Mulai Dipadati Pemudik dari Pulau Bawean

“Persiapan Nataru 2024 tidak ada masalah. Semuanya sudah siap,” imbuhnya. 

Ketua Panitia Posko Pelabuhan Devry Andrey menambahkan, ada sekitar 20 sampai 30 petugas gabungan termasuk KSOP. Mengingat tidak begitu banyak kapal penumpangnya.

“Secara teknis, petugas berjaga saat embarkasi, dan debarkasi (pemberangkatan dan penurunan) penumpang,” ucap pria yang juga menjabat Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Gresik

Diketahui, di Pelabuhan Gresik, terdapat tiga kapal untuk penyebrangan penumpang. Dua kapal cepat Express Bahari milik PT Samudra Inti Makmur (SIM), dan satu kapal Gili Iyang milik PT ASDP. (faiz/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler