Bela Pacar Pemuda di Gresik Jadi Korban Aniaya 

GresikSatu | Nasib malang dialami pemuda FPN (17) asal Kecamatan Menganti, Gresik. Pemuda yang masih duduk kelas XII SMK ini, menjadi korban penganiayaan oleh sesama pemuda. Akibatnya, korban mengalami luka-luka di bagian kepala dan kaki.

Pelaku dianiaya oleh sesama pemuda yang baru lulus sekolah. Pelaku diketahui berinisial E asal Kecamatan Menganti, Gresik.

Informasi yang dihimpun, kejadian penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa (19/12/2023). Bermula saat korban keluar rumah sekitar pukul 19.00 WIB, untuk menemui temannya. Setelah dua jam tak pulang, ayah korban Pupuh Lingga Mardi pun khawatir.

“Saya khawatir anak saya tidak pulang hingga pukul 22.00 WIB, lalu saya WhatsApp anak saya. Katanya on the way (OTW). Alangkah kagetnya saat sampai rumah anak saya penuh luka di bagian kepala. Bahkan ada bekas darah di celananya,” ungkapnya, Kais (21/12/2023).

Baca juga:  Dua Murid Dianiaya Oknum Guru di Bungah, Polres Gresik Masih Lakukan Penyelidikan

Menurut Pupuh, anaknya yang menjadi korban penganiayaan tersebut. Awalnya tidak mengaku dan berdalih kecelakaan. Namun, kondisi sepeda motor tidak ada kerusakan.

“Setelah saya interogasi, ternyata anak saya habis dianiaya oleh seorang tidak dikenal,” jelasnya.

Pupuh menjabarkan, kasus penganiayaan tersebut, bermotif ingin merebut pacar korban.

“Jadi pelaku ini sering menganggu pacar anak saya, sehingga saat malam itu, anak saya diajak duel. Padahal si perempuan tersebut sudah memilih anak saya sebagai pacarnya,” paparnya.

Tidak berhneti disitu, setelah dilakukan aniaya kepada korban tambah Pupuh, pelaku sempat memanggil teman-temannya untuk mengeroyok korban.

Beruntung, korban langsung melarikan diri dengan sepeda motor dan meminta bantuan ke temannya.

Baca juga:  Korban Tertimpa Pohon di Duduksampeyan Gresik Bertambah, Kondisi Korban Rata-rata Patah Tulang

“Saya sudah lapor polisi setelah kejadian itu,” tambahnya.

Kanit PPA Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Riza membenarkan kejadian tersebut. “Masih kita lidik laporan tersebut,” ungkapnya. (faiz/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler